Blog
May 15

Digitalisasi Bisnis Retail dengan Software ERP

Software ERP untuk Business Retail
Pentingnya Digitalsasi Business retail dengan oracle Netsuite

Sistem Point-of-Sale (POS) merupakan kombinasi perangkat keras dan lunak yang memungkinkan bisnis anda dalam memproses dan melacak transaksi penjualan secara efisien. Sistem ini sering dikenal dengan sistem kasir dan digunakan dari berbagai UMKM hingga Retail market raksasa. Berbagai fungsi pendukung seperti membership, online order, voucher redeem, dan lain sebagainya. POS merupakan system penjualan terdepan ( Front-end System) pada bisnis retail.

POS ( Point-of-Sale ) pada dasarnya merupakan aplikasi perangkat lunak yang di-install pada hardware kasir, yang saat ini semakin canggih dan bisa diaplikasikan bahkan menggunakan tablet atau smartphone. Dengan pengembagan ini, jenis pelayanan pada toko retail pun semakin beragam. Ada yang bisa order langsung dari meja, menggunakan e-kiosk atau pelayanan yang melayani ke meja membawa tablet dan EDC.

Bagaimana Cara Kerja Sistem POS

Penginputan Barang | Proses memasukan data barang yang dibeli oleh pelanggan ke dalam sistem POS, aktivitas ini dapat berupa pemindaian barcode atau masukan kode produk barang.

Perhitungan harga Barang | Sistem akan melakukan perhitungan otomatis berdasarkan harga barang dan aturan pajak yang berlaku.

Pemilihan Metode pembayaran | Pembeli dapat memilih metode pembayaran yang diingikan, Seperti Tunai, Kartu debit atau kartu kredit

Pencetakan Struk | Setelah Transaksi selesai, Sistem POS dapat mencetak struk atau dapat dikirimkan ke email / Nomer handphone pelanggan

Apa Saja Manfaat Sistem POS

Lebih Efektif & Efisien | Proses transaksi penjualan menjadi lebih cepat karena tidak harus melakukan perhitungan harga barang secara manual

Mudah Dalam Mengontrol Stok | Sistem POS yang telah terintegrasi dengan sistem manajemen stok dapat dengan mudah melakukan analisis persediaan barang secara real time, sehingga anda dapat menghindai adanya kehabisan stok

Lebih Mudah Mengelola Data Penjualan Hingga Pelaporan Pajak | Sistem POS dapat secara otomatis membuat laporan transaksi penjualan berdasarkan produk hingga periode tertentu.

Bagaimana Mengelola Sistem POS Pada Toko Retail Dengan Jumlah Outlet yang Banyak dan Tersebar?

Semakin bisnis retail berkembang, tentunya menambah penyebaran outlet untuk menambah penyebaran outlertuntuk menjangkau pelanggan di market yang sebelumnya belum dimiliki merupakan salah satu strategy yang banyak digunakan. Namun bagaimana mengelola informasi penjualan, stok, dan pelanggan ketika jumlah outlet sudah mencapai puluhan bahkan ratusan?

Beberapa pengembang ststem POS saat ini sudah menyediakan fitur data terpusat, yang bisa diaplikasikan terkoneksi pada infrastruktur di awan (cloud infrastructure). Sehingga data dari outlet-outlet yang tersebar bisa terkumpul di pusat dan biasanya disertai laporan-laporan berbentuk grafis yang memberikan Anlisa penjualan dari seluruh outlet secara aktual.

Dari data penjualan tersebut biasanya personil accounting perusahaan kemudian merangkum atau mengkonsolidasi data penjualan untuk kebutuhan pelaporan keuangan dan pajak. Tahapan ini memerlukan proses yang tidak sebentar karena personil accounting perlu memisahkan berbagai informasi untuk menghitung pajak dan aturan – aturan perusahaan lain seperti jika ada konsinyasi, klain promo vendor, menghitung poin member, dan lain sebagainya. Aktivitas ini mungkin tidak terjadi ketika perusahaan retail belum terlalu berkembang dan belum memiliki banyak outlet.

Solusi ERP (Enterprise Resource Planning) Untuk Bisnis Retail

Ketika outlet semakin banyak dan memerlukan pengelolaan keuangan yang semakin efisien, perusahaan retail memerlukan sistem untuk mengelola laporan keuangan, perpajakan, aset dan yang tidak kalah penting yaitu pemesanan dan distribusi bahan baku. Dengan tantangan persaingan dan pemenuhan permintaan pelanggan yang membutuhkan efisiensi yang semakin tinggi, perusahaan retail semakin memerlukan informasi yang terpusat dan aktual untuk mengambil keputusan yang tepat. Informasi penjualan saja tidak cukup. PErlu informasi biaya, bagaimana pengelolaan stok bahan baku di outlet, jadwal pembayaran vendor, biaya perijinan dan sertifikasi yang diwajibkan, biaya marketing dan branding, dan banyak lagi jenis pengeluaran yang jika tidak dianalisa dengan informasi yang tepat bisa membuat perusahaan merugi.

Untuk itu perusahaan retail membutuhkan sistem back-office yang terintegrasi, dari pembelian, inventory, asset, perpajakan, finance, dan accounting. Sistem ini pun harus bisa terhubung dengan sistem ERP dapat terintegrasi dengan POS, maka keseluruhan sistem, baik penjualan maupun back-office, menjadi satu data dan informasi bisnis saling terhubung satu dengan yang lain. Hal ini akan memberikan keuntungan bagi perusahaan karena selain informasi pemasukan dan pengeluaran keuangan yang akurat dan aktual, pengelolaan perpajakan, stok bahan baku, dan lain sebagainya bisa dilakukan secara digital dan termonitor dari mana saja dan kapan saja.

ORACLE NETSUITE #1 ERP CLOUD

Oracle Netsuite sebagai ERP system berbasi cloud pertama dan terbaik didunia saat ini, dengan keamanan tercanggih dan teknologi termutakhir, mampu memberikan keterhubungan dengan POS secara online dari manapun, kapanpun, selama ada koneksi internet. Selain itu fungsi back-office yang lengkap dan mendukung pelaporan keuangan di Indonesia, memberikan jaminan bagi perusahaan retail di Indonesia untuk menjalankan bisnisnya dengan aman.

Oracle Netsuite juga memiliki fitur untuk mengkonsolidasi laporan keuangan dari beberapa perusahaan terpisah (multi-company), bahkan dari data laporan keuangan dengan mata uang yang berbeda (multi-currency). Hal ini memberikan jaminan bagi perusahaan retail yang sedang berkembang untuk mendigitalkan bisnisnya yang tidak hanya ada di Indonesia tai mungkin di daerah lain.

Ingin tahu lebih lanjut tentang Oracle Netsuite?

Ikuti Seminar Gratis Mengenai Digitalisasi Bisnis Retail and Hospitality

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *